Kamis, 22 September 2011

Belajar Gestal

Categories:


Sudahkan proses pembelajaran yang guru lakukan di sekolah berhasil secara optimal? Pertanyaan ini seyogyanya dapat dijawab sendiri oleh masing-masing individu guru tersebut. Keberhasilan belajar tentunya dapat dilihat pada berbagai indikator penentu. Misalnya saja dari perolehan nilai laporan hasil belajar, perkembangan sikap serta motivasi siswa untuk melaksanakan proses belajar secara mandiri dan berkelanjutan demi pengembangan bakat dan minatnya.
Adakalanya, mungkin guru mengeluh ketika para siswanya belum memperoleh nilai yang bagus. Suatu hasil yang menyedihkan mungkin ketika proses pembelajaran telah dilaksanakan, namun siswa masih menampilkan sikap yang kurang mendukung terhadap keberhasilan belajar. Hal tersebut tentunya bukanlah semata-mata sebagai akibat kelemahan siswa dan juga bukan serta-merta akibat “ketidakefektifan” guru dalam mengajar.
Beberapa orang ahli telah memaparkan dengan berbagai redaksi bahasa kepada dunia pendidikan tentang metoda, prinsip dan teori belajar yang efektif. Dua orang ahli berkebangsaan Jerman, yakni Koffka dan Kohler mengemukakan bahwa setidaknya ada delapan prinsip belajar yang dapat dijadikan pedoman bagi pendidik dalam menggapai proses belajar yang lebih sukses. Kedelapan prinsip ini lebih popular kita kenal dengan teori belajar Gestalt, yaitu:
1.      Belajar berdasarkan keseluruhan,
2.      Belajar adalah suatu proses perkembangan
3.      Siswa sebagai organism keseluruhan
4.      Terjadi transfer
5.      Belajar adalah reorganisasi pengalaman
6.      Belajar harus dengan insight
7.      Belajar lebih berhasil bila berhubungan dengan mina, keinginan dan tujuan siswa
8.      Belajar berlangsung terus-menerus

Spread The Love, Share Our Article

Related Posts